Benarkah Manusia Dapat Mencapai Kecepatan Cahaya?

Benarkah Manusia Dapat Mencapai Kecepatan Cahaya?




Masih ingatkah sobat dengan project pegasus yang ada di film Captain Marvel? Project pegasus bertujuan untuk membuat mesin berkecepatan cahaya.

Yang menjadi pertanyaan, bisakah manusia mencapai kecepatan cahaya?

Menurut Einstein, suatu obyek hanya bisa bergerak mendekati kecepatan cahaya bukan melebihi. Untuk mencapai kecepatan cahaya membutuhkan energi yang sangat besar dalam jumlah takhingga. Sedangkan mengacu pada hukum kekekalan energi bahwa energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, yang berarti bahwa energi sudah tersedia dalam jumlah tertentu bukan jumlah takhingga.

Tetapi, menurut Stephen Hawking, manusia suatu saat bisa menjelajah jutaan tahun ke masa depan untuk memperbaiki peradaban Bumi yang sudah hancur. 

Ia menyampaikan bahwa suatu saat akan ada pesawat luar angkasa yang dapat terbang mencapai kecepatan cahaya. Sehingga satu hari perjalanan di luar angkasa sama dengan setahun di Bumi. Namun pesawat luar angkasa tersebut harus menempuh waktu 6 tahun untuk mencapai kecepatan cahaya tersebut.

Jadi, akankah ada seseorang yang bisa membantah pernyataan Einstein? Atau apa yang dikatakan Einstein memang benar jika kita tidak bisa mencapai bahkan melebihi kecepatan cahaya? Sudah banyak hal yang kita anggap "tidak mungkin" di masa lalu yang akhirnya menjadi "mungkin" di masa ini. Mungkin salah satu dari kalian lah yang akan mewujudkan ini.


Sumber: gravitime.net

4 komentar:

  1. Wah memang kalau berbicara tentang fisika, ga ada habisnya. Banyak pertanyaan-pertanyaan yang belum kejawab dan muncul juga pertanyaan-pertanyaan baru akibat jawaban dari pertanyaan sebelumnya. Jadi ingat kata-kata seorang filsuf, yang intinya manusia tidak akan berkembang tanpa bertanya.

    BalasHapus
  2. Kalau menurut saya hal itu mustahil. Karena butuh energi super besar, dan perlu perhitungan matang baik dari desain pesawatnya, mesinnya, hingga keselamatan para awak pesawat. Karena sebagai contoh, pilot pesawat tempur aja ga bakal bisa menempuh kecepatan hingga melebihi kecepatan super sonic. Karena jika hal itu ia lakukan, dia akan mengalami tekanan yang teramat kuat. Otak manusia tidak akan sanggup menahan hal itu. Tapi jika sudah di luar angkasa, masalah lainnya adalah objek luar angkasa yang berukuran kecil. Pesawat bisa hancur jika menghantam objek tersebut dengan kecepatan super tinggi. Apa lagi meteor di luar angkasa juga bergerak dengan sangat cepat, bisa dibayangkan apa jadinya jika pesawat hyper warp bertabrakkan dengan benda angkasa tersebut. Burung dan pesawat yang lagi terbang saja jika tabrakkan bisa anda lihat sendiri hasilnya.

    Nah itu lah makanya saya katakan mustahil, bahkan dengan bahan bakar nuklir sekalipun hal itu tetap sulit. Karena dimasa depan energi di bumi akan menipis dan menuju pada akhirnya. Saat ini aja beberapa negara sudah mengalami krisis energi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. jadi tidak ada guna nya membangun pradaban yg di bangun di dunia ini sia sia saja?? Apa lagi dala 5miliar th kedepan matahari akan menelan bumi jadi menurut saya masadepan itu tidak ada tanpa ada nya tindakan

      Hapus
  3. Suatu penelitian membutuhkan waktu panjang tidak semudah membalikan telapak tangan semua permasalahanya pasti ada solusinya. Ini merupakan tantangan dari alam karena alam sedang memberi ujian pada mahluk bumi. seberapa mampukah manusia dapat menundukkan alam itu. Ilmuan pasti akan mencari jalan keluar gimana ia bisa pergi kesuatu binatang dan mencari planet yang layak huni di luasnya alam semesta ini

    BalasHapus